Top Social


From Backpacking to Writing, Cerita Kegiatan Kakak Saat Libur Sekolah


“Mah, minggu depan sekolah libur.”

Wah, pagi-pagi bisa agak santai dong, libur sejenak dari rutinitas menembus padatnya lalu lintas he he. Libur sekolah ini dalam rangka pelatihan literasi untuk para guru. Jadi selama empat hari siswa tidak bersekolah tapiiii, tetap ada tugas yang dinamakan Working with Parents. 

Sebelumnya kakak juga pernah mendapat tugas WWP seperti ini saat di TK dulu. Kali ini WWPnya adalah berupa Proyek Suka Suka, yaitu melakukan kegiatan sesuai minat dan bakat anak. Misalnya saja backpacking, membuat kreasi dari bahan bekas, membuat komik, cerpen, dan lain-lain.


Anak dan orangtua harus membuat laporan kegiatan berupa foto dan cerita yang ditulis oleh anak yang kemudian akan dipresentasikan. Selain itu ada tugas berupa menceritakan kembali isi buku cerita kesukaan anak dan divideokan. 

Karena orangtua juga wajib mengamati dan merekam bakat anak selama mengerjakan proyek. Alhamdulillahnya sih laporan ini ternyata nggak usah dikumpulkan he he. Soalnya baru laporan versi kakak saja yang sudah dibuat dan dikumpulkan, laporan versi orangtuanya belum diketik hi hi. 

Tapi karena dikumpulkan atau nggak, orangtua tetap harus punya catatannya, jadi ditulis di blog saja deh.  Jadi kakak ngapain aja nih selama liburan? Ini dia ceritanya.


Minggu, 25 Agustus 2019


Melihat Karnaval Budaya Lampung 



Hari itu ada undangan acara di tempat yang berbeda. Saat meluncur dari satu tempat ke tempat lain, kami sempatkan mampir ke pusat kota. Di Tugu Adipura Bandar Lampung ada karnaval dalam rangka Festival Krakatau 2019. Di sini kakak ikut melihat dan sempat merekam video dari peserta karnaval. Pada dasarnya ia memang suka kegiatan outdoor apalagi bertemu banyak orang.


Yang membuat kakak enjoy di acara ini:
  1. Pertunjukkan drum band.
  2. Drone yang berterbangan di atas venue.
  3. Kostum peserta yang unik dan ada yang seperti kostum super hero.
  4. Bertemu teman sepermainan.
  5. Merekam video.
  6. Melihat gajah.


Menonton Musikalisasi Puisi


Malam harinya kakak melihat musikalisasi puisi. Tempatnya dekat yaitu di seberang rumah Eyang. Di tempat tersebut sedang ada festival kuliner yang juga diisi berbagai pertunjukkan dan kreasi desainer Lampung. Baru malam itu kami melihat acaranya yang kebetulan temanya musikalisasi puisi.


Sebenarnya sayang sih karena di hari lain ada juga pertunjukkan nasyid dan gitar Lampung. Tapi kami baru bisa pergi berdua kalau adik sudah tidur he he. Nggak apa-apa ya, mudah-mudahan ada kesempatan lain. Oh iya malam itu kakak juga bertemu beberapa teman Mama sesama blogger.

Yang membuat kakak enjoy:
  1. Banyak jajanan.
  2. Pertunjukkan musikalisasi puisi dari Denting Lampung.

Kakak belum begitu paham apa itu musikalisasi puisi. Musikalisasi puisi adalah perpaduan musik dan bacaan puisi. Puisi yang dibacakan temanya mengajak kita untuk peduli lingkungan sekitar. Event ini membawa ide untuk mengajak anak-anak membaca puisi dan mengenal lebih dekat budaya Lampung. Ada rekomendasi puisi untuk anak-anak?

Senin, 26 Agustus 2019


Backpacking: Naik Angkot Empat Warna



Angkot di Bandar Lampung itu beda jurusan beda juga warnanya. Jadi lebih mudah kan mengenalinya? Meski ojek online juga sudah buanyaaaak. Alhamdulillahnya masih ada angkot di kota ini. Ada mobil, ada motor, ada ojek online ngapain ngangkot?


  1. Belajar sabar, karena naik angkot adakalanya merasakan harus ngetem dulu (menunggu penumpang penuh atau agak banyak baru angkotnya berjalan).
  2. Belajar hidup sederhana, biar ingat saat merantau dulu kakak juga pernah diajak belanja keliling-keliling Manado naik angkot.
  3. Mengamati berbagai tipe penumpang di angkot. Salah satunya saat ada om-om yang berbaik hati pindah ke depan dan ke bangku di dekat pintu supaya kami bisa dapat tempat duduk di tempat yang lebih aman.
  4. Belajar naik angkutan umum jikalau dana terbatas dan nggak ada sinyal atau kuota he he. 


Rute yang kami tempuh:

  1. Pangeran Antasari – RM Garuda. Angkot Sukarame. Ongkos Rp 8.000 (2 orang).
  2. Salon Bocah (pangkas rambut) – Mall Kartini (membeli susu). Jalan kaki.
  3. Mall Kartini – RS Abdul Muluk. Angkot Ratulangi. Ongkos Rp 8.000.
  4. RS Abdul Muluk – Ramayana Robinson. Angkot Rajabasa. Ongkos Rp 8.000.
  5. Ramayana Robinson – Lotte Mart (sholat). Angkot Natar. Ongkos Rp 8.000.
  6. Lotte Mart – Rumah teman Mama (membesuk). Jalan kaki. 
  7. Pulang (dijemput Papa).

Yang membuat kakak enjoy:
  1. Jalan-jalan.
  2. Mencoba berbagai angkot.
  3. Bertemu teman sepermainan.

Selasa, 27 Agustus 2019


Menceritakan Kembali Isi Buku



Karena kemarin sudah jalan-jalan, hari ini istirahat di rumah ya sekaligus mengerjakan tugas membuat video. Kakak memilih salah satu buku dari seri Halo Balita. Seri buku ini memang favoritnya sebagai cerita pengantar tidur. 

Awalnya sempat enggan divideokan “Nggak ah, malu he he.” Tapi akhinya malah bilang “Aku mau baca sendiri bukunya, baru aku ceritakan lagi.” Baiklaaaah… Jadi ini dia videonya.





Yang membuat kakak enjoy:
  1. Bebas memilih buku yang disuka.
  2. Divideokan.

Nah, lain kali bisa dicoba lagi nih meminta Rayyaan menceritakan kembali isi buku yang ia suka dan divideokan. 

Rabu, 28 Agustus 2019


Membuat Mobil dari Botol Plastik dan Melukis dengan Daun




Saat kakak kecil dulu pernah dibuatkan mobil-mobilan dari kardus bekas oleh Mama. Meski sederhana ternyata kakak senang. Sekarang ini mulai mudah tergoda kalau melihat mainan di mini market. Bukan hanya anaknya sih, tapi mamanya juga. Padahal sebenarnya yang dibutuhkan anak itu waktu dan teman bermain ya, bukan mainan yang banyak. 

Membuat mainan sendiri memang butuh proses. Bisa jadi hasilnya sering nggak sesuai contoh. Tapi yang saya mulai lupa adalah, jangan cuma fokus ke hasil akhirnya lho. Mau dibandingkan dengan mainan pabrik ya kalah jauh. 

Namun saat membuat mainan bersama anak itu bisa jadi waktu yang berkualitas dan berkuantitas. Belum lagi manfaatnya untuk perkembangan anak saat ia ikut menggunting, menempel, dan sebagainya. Jadi hari ini saya mengajak kakak membuat mobil-mobilan dari botol plastik.


Selain itu kami juga membuat lukisan dari daun dengan teknik ketok. Pasti langsung terbayang ya caranya bagaimana. Kita hanya perlu melipat kertas, menyusun daun dan bunga, menutup kertasnya lalu mengetuknya hingga warna dari daun dan bunga menempel di kertas.

Yang membuat kakak enjoy:

  1. Memilih warna untuk mobil-mobilannya.
  2. Membuat pola velg ban mobil.
  3. Pergi keluar rumah dan mengumpulkan daun dan bunga.

Kamis , 29 Agustus 2019


Mengerjakan Tugas dan Membuat Buku Harian 



Tibalah hari terakhir liburan dan waktunya membuat laporan. Karena ada kardus bekas di rumah, jadi kami memutuskan untuk memanfaatkannya. Foto-foto kegiatan diprint seperti foto polaroid dan ditempel dengan double tape dan selotip kertas. Selain itu kakak juga menulis satu atau dua kalimat untuk keterangan fotonya. Setelah itu kardusnya dihias dengan cat akrilik. 

Hari ini kakak juga mulai menulis buku harian. Saya sengaja membelikan buku khusus yang jarak antar garisnya lebih lebar dari buku tulis biasa. Kalau saya amati, kakak kurang enjoy menulis kalau hanya sekedar meniru dari buku. Supaya lebih menyenangkan, saya ajak kakak menulis tentang kegiatannya sehari-hari. Meski baru satu atau dua kalimat dan tulisannya belum rapi, ya tidak apa-apa. Karena tujuannya adalah supaya kakak senang menulis, bukan hanya bisa menulis.


Yang membuat kakak enjoy:
  1. Pergi ke toko alat tulis untuk membeli buku dan selotip.
  2. Menempel foto-foto kegiatan.
  3. Mulai menyukai aktivitas menulis kegiatan sehari-hari.
  4. Buku hariannya diberi foto.
  5. Buku hariannya boleh digambari.


Alhamdulillah selesai juga laporannya. Eh yang ada tulisan TM itu apa ya? Saya mencoba menerapkan istilah-istilah pada Talents Mapping untuk memetakan hal-hal yang dikerjakan kakak dengan enjoy. 

SERVICING:

  • Greeting, mau diajak menyapa dan bersalaman dengan teman Mama.

GENERATING IDEA: 
  • Musical: menikmati pertunjukkan drum band dan musik. Mendengarkan musik Lampung di karnaval budaya.
  • Visual art: merekam video karnaval dan musikalisasi puisi. Membuat lukisan dari daun. 

NETWORKING:

  • Presenting: menceritakan kembali isi buku.
  • Relating: senang bermain dengan teman.
  • Observing: memperhatikan penumpang yang ada di angkot.

TECHNICAL: 

  • Safekeeping: menjaga adik saat Mama sholat dan saat backpacking naik angkot.
  • Producing: membuat mobil-mobilan dari botol plastik. Membuat laporan dari kardus bekas.

EDUCATOR:

  • Writing: Menulis keterangan foto untuk laporan. Menulis buku harian.



Be First to Post Comment !
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke Our Happy Project by Keluarga Hasan
Mohon tidak berkomentar dengan kata kasar, spam, atau dengan link hidup ya
Terima kasih

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9